Lembaga Filantropi NU CARE LAZISNU - Khidmat Muharram Rawat Asuh Anak Yatim

NU Care-LAZISNU mengajak #SahabatPeduli untuk menghadirkan kasih sayang, memperkuat kemandirian, dan membuka jalan masa depan bagi yatim dan duafa melalui Program Khidmat Muharram Rawat & Asuh Anak Yatim. Mari wujudkan bersama!

Khidmat Muharram Rawat Asuh Anak Yatim

Lokasi Donasi Seluruh Indonesia

Sampai dengan 10 September 2026



Bantu sebarkan program ini melalui sosial media

NU Care-LAZISNU mengajak #SahabatPeduli untuk menghadirkan kasih sayang, memperkuat kemandirian, dan membuka jalan masa depan bagi yatim dan duafa melalui Program Khidmat Muharram Rawat & Asuh Anak Yatim. Mari wujudkan bersama!

Video Program

Deskripsi Program

Muharram 1448 Hijriah tidak hanya menjadi penanda pergantian Tahun Baru Islam, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan keluarga duafa. Di bulan yang mulia ini terdapat 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim, sebuah pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perhatian, pendidikan, dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik, termasuk mereka yang tumbuh tanpa kehadiran orang tua.

Namun, di tengah meningkatnya biaya hidup dan berbagai tantangan kehidupan, masih banyak anak yatim dan duafa yang menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar maupun mengakses pendidikan yang layak. Di berbagai daerah, banyak anak yatim yang hidup dalam kondisi serba kekurangan. Sebagian di antaranya bahkan harus menghadapi kenyataan yang lebih berat karena kehilangan orang tua akibat bencana alam. Banjir dan longsor yang melanda Aceh dan Sumatra beberapa waktu lalu menyebabkan 1.189 orang meninggal dunia, meninggalkan banyak anak yang harus melanjutkan hidup tanpa ayah, ibu, bahkan kedua orang tuanya. Kehilangan sosok pelindung dan pencari nafkah membuat mereka menghadapi berbagai kesulitan, mulai dari pemenuhan kebutuhan sehari-hari, pendidikan, hingga pemulihan kondisi psikologis.

Perhatian yang sama juga perlu diberikan kepada anak-anak yatim difabel. Selain tumbuh tanpa kehadiran orang tua, mereka sering kali menghadapi tantangan yang lebih kompleks akibat keterbatasan akses terhadap pendidikan, alat bantu, layanan kesehatan, dan pendampingan yang mereka butuhkan. Padahal, dengan dukungan yang tepat, mereka memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan menjadi pribadi yang mandiri serta berdaya.

Hari ini, akses terhadap kebutuhan dasar, pendidikan yang layak, perlengkapan sekolah, layanan kesehatan, dan pendampingan psikososial menjadi bekal penting bagi anak-anak yatim untuk melanjutkan kehidupan dan meraih masa depan yang lebih baik. Namun, tidak semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkannya.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Islam mengajarkan bahwa anak-anak yatim tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian. Mereka berhak mendapatkan perhatian, perlindungan, dan dukungan agar dapat tumbuh serta mengembangkan potensinya. Rasulullah SAW bersabda, 

"Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu akan masuk surga seperti ini," sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya (HR. Bukhari).

Sejalan dengan pesan yang disampaikan Prof. Quraish Shihab, perhatian kepada anak yatim tidak boleh berhenti pada pemberian materi semata. Mereka juga membutuhkan penguatan mental, pendidikan, dan kesempatan untuk berkembang. 

"Pemberian perhatian kepada anak yatim itu pada sisi mentalnya, pendidikannya. Karena itu, ayatnya turun: jangan hardik dia, jangan abaikan dia. Nanti setelah itu, baru ada perhatian, beri dia makan."

Karena itulah, program ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membantu anak-anak yatim tumbuh lebih sehat, percaya diri, dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meraih cita-citanya. Allah SWT berfirman, 

"Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan." (QS. Al-Insan: 8).

Sebagai wujud kepedulian tersebut, NU Care-LAZISNU mengajak masyarakat untuk menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yatim yakni dengan berbagi:

  1. Santunan Yatim dan Dhuafa
  2. Paket Sembako
  3. Beasiswa Pendidikan
  4. Perlengkapan Sekolah
  5. Belanja Bareng Yatim
  6. Layanan Kesehatan dan Psikososial

Mari, bersama NU Care-LAZISNU, jadikan Muharram sebagai awal kebaikan. Bersama kita bahagiakan anak yatim dan duafa, menguatkan mereka yang sedang berjuang, serta menghadirkan harapan agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berpendidikan, dan berdaya.

Bantu sebarkan program ini dengan menjadi Fundraiser (penyebar amal baik)

atau Anda bisa membantu menyebarkan kebaikan

Sosial media terkait program